Bebas Kertas
The Green Schools Alliance yang berpusat di kota New York sejauh ini telah melebarkan sayapnya hingga memiliki jumlah anggota lebih dari 175 sekolah di 30 negara, Daerah Kolombia, Kepulauan Virginia, dan juga di Honduras juga Rusia.
Sekolah-sekolah yang yang tergabung dalam perkumpulan sekolah hijau ini membuat komitmen bersama untuk mengurangi limbah mereka. Ada beberapa cara yang mereka tempuh untuk merealisasikannya.
Contohnya Discovery Charter School di Tracy, California, dan Microsoft School of the Future di Pittsburgh, Penn, sudah benar-benar hampir tidak menggunakan kertas.
Di daerah lain, mereka mendirikan sekolah-sekolah yang lebih hemat energi dengan cara memasang alat penerangan, pemanas ruangan dan sistem air panas yang hemat energi, juga memastikan bahwa perangkat elektronik yang mereka beli adalah perangkat yang berdaya listrik rendah atau perangkat dengan sertifikat Energy Star.
Pada saat yang bersamaan, mereka juga mengambil beberapa langkah untuk mengurangi pemborosan.
Sebagai contoh, sekolah-sekolah mulai mengurangi penggunaan air; mengurangi sampah di dalam kelas, kantin sekolah atau kantor-kantor; mendaur ulang semua kertas, plastik, logam, dan bahan pecah belah; dan selanjutnya menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini kepada para murid sekolah.
Banyak sekolah yang hendak menjadi ramah lingkungan namun tidak yakin di mana atau bagaimana cara memulainya, mereka dapat meminta petunjuk dari organisasi lingkungan serta perusahaan swasta yang peduli lingkungan.
Kelompok ini menyediakan fasilitas bacaan, penyuluhan, atau lokakarya bagi para guru atau sekolah-sekolah resmi untuk membantu memberikan pandangan kepada mereka tentang sebuah strategi penghijauan.
SMA Negeri 10 Malang, misalnya, bekerjasama dengan Sampoerna Foundation kini membuat sekolah ini memiliki toilet yang ramah lingkungan dan ratusan spesies pohon. Sekolah mewajibkan siswanya membawa satu pohon untuk ditanam.
The Green Schools Alliance yang berpusat di kota New York sejauh ini telah melebarkan sayapnya hingga memiliki jumlah anggota lebih dari 175 sekolah di 30 negara, Daerah Kolombia, Kepulauan Virginia, dan juga di Honduras juga Rusia.
Sekolah-sekolah yang yang tergabung dalam perkumpulan sekolah hijau ini membuat komitmen bersama untuk mengurangi limbah mereka. Ada beberapa cara yang mereka tempuh untuk merealisasikannya.
Contohnya Discovery Charter School di Tracy, California, dan Microsoft School of the Future di Pittsburgh, Penn, sudah benar-benar hampir tidak menggunakan kertas.
Di daerah lain, mereka mendirikan sekolah-sekolah yang lebih hemat energi dengan cara memasang alat penerangan, pemanas ruangan dan sistem air panas yang hemat energi, juga memastikan bahwa perangkat elektronik yang mereka beli adalah perangkat yang berdaya listrik rendah atau perangkat dengan sertifikat Energy Star.
Pada saat yang bersamaan, mereka juga mengambil beberapa langkah untuk mengurangi pemborosan.
Sebagai contoh, sekolah-sekolah mulai mengurangi penggunaan air; mengurangi sampah di dalam kelas, kantin sekolah atau kantor-kantor; mendaur ulang semua kertas, plastik, logam, dan bahan pecah belah; dan selanjutnya menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini kepada para murid sekolah.
Banyak sekolah yang hendak menjadi ramah lingkungan namun tidak yakin di mana atau bagaimana cara memulainya, mereka dapat meminta petunjuk dari organisasi lingkungan serta perusahaan swasta yang peduli lingkungan.
Kelompok ini menyediakan fasilitas bacaan, penyuluhan, atau lokakarya bagi para guru atau sekolah-sekolah resmi untuk membantu memberikan pandangan kepada mereka tentang sebuah strategi penghijauan.
SMA Negeri 10 Malang, misalnya, bekerjasama dengan Sampoerna Foundation kini membuat sekolah ini memiliki toilet yang ramah lingkungan dan ratusan spesies pohon. Sekolah mewajibkan siswanya membawa satu pohon untuk ditanam.











